Foto-foto Sekolah

Parkir Kendaraan Guru

Kantin Sekolah

Lapangan Bola Voli

Lapangan Bola Basket dan Mushola Darul Ilmi

Lokal Kelas X

Taman SMA Negeri 8 Palembang

Add comment Mei 8, 2008

Membuat Kompos


1. Siapkan Reaktor Kompos (Komposter)
Reaktor adalah wadah yang terabut dari PVC, drum berukuran kira-kira 1 m-kubik. Walaupun reaktor komposku terbuat dari drum PVC (seperti yang terlihat pada Gambar di atas), sebenarnya reaktor ini bisa dibuat dari apa saja. hal yang paling penting untuk diperhatikan adalah, reaktor ini harus memiliki sistem ventilasi yang bagus. Reaksi pengkomposan adalah memang jenis reaksi yang memerlukan udara. Jika reaktor ini tidak memiliki sistem ventilasi yang baik, proses pembusukan yang terjadi juga akan menghasilkan bau busuk akibat dari pembentukan amoniak dan H2S.

2. Persiapan Bahan Organik
Siapkan bahan (atau sampah) organik yang akan dikomposkan. Sampah organik yang disiapkan bisa berasal apa saja, misalnya dari sisa sayuran, nasi, atau potongan-potongan tanaman dari kebun. Agar kompos tidak berbau, hindari memasukkan daging, tulang dan minyak. Sebelum dimasukkan ke dalam reaktor kompos, bahan-bahan tadi sebaiknya dipotogn kecil-kecil agar proses dekomposisinya menjadi lebih cepat dan lebih sempurna.


Proses pembusukan atau dekomposisi memerlukan bakteri pengurai. Jadi, alangkah baiknya jika bahan-bahan tadi dicampur terlebih dahulu dengan sumber bakteri pengurai sebelum dimasukkan ke dalam reaktor kompos. Sumber bakteri pengurai yang paling mudah didapat adalah pupuk kandang (kotoran ternak). Bakteri pengurai yang dapat digunakan untuk membantu proses pengomposan juga dijual di toko-toko penjual pupuk. Salah satunya adalah EM4 (Effective Microorganism 4)

3. Siram dan Aduk
Agar proses pengomposan berjalan dengan sempurna, media harus mengandung kira-kira 50% air. Jadi jangan lupa untuk selalu menyiram media kompos ini setiap hari dengan air secukupnya. Bila perlu, bolak-balik media kompos setiap hari agar proses aerasi berjalan sempurna. Selama proses pengomposan, sering kali lcalat menjadi masalah yang menjengkelkan. Oleh sebab itu, kuusahakan agar setiap lubang di reaktor komposku kututup dengan kawat kasa. Bila bau tak sedap keluar, tambahkan air dan EM4, dan bau segera menghilang. Jika proses ini berjalan dengan baik, setelah 5 hari volume sampah yang dimasukkan akan menyusut kira-kira menjadi hanya 25% dari volume awalnya. Jadi untuk skala rumah tangga, reaktor kompos berukuran 1 m-kubik sudah lebih dari cukup.

4. Panen
Kompos siap dipanen setelah diproses kira-kira 2-3 minggu, bergantung pada tahap pemrosesnya. Pada reaktor komposku, sengaja kubuat sebuah sistem sederhana sehingga proses pemanenan kompos dilakukan dari dasar reaktor. Kompos yang diperoleh adalah lumpur hitam yang mengandung air kira-kira 50%. Sehingga, untuk mendapatkan kompos kering, lumpur tadi harus dijemur. Biasanya, lumpur yang kuperoleh langsung kupakai sebagai media tanaman di kebunku. Jadi tidak perlu dijemur dahulu.

Add comment Mei 7, 2008

MEMBUAT KERTAS DAUR ULANG

Berikut adalah proses pembuatan kertas daur ulang

Alat yang diperlukan : Papan kayu atau triplek, kain tipis, screen kerapatan 36 atau 38, rakel, blender, bak besar dan ember.

Bahan yang diperlukan: Kertas bekas disobek-sobek (direndam semalaman), karakteristik, pewarna alami atau buatan, pemutih dan lem (jika diperlukan).

Langkah-langkah pembuatan:

  1. Siapkan rendaman sobekan kertas.
  2. Siapkan papan yang tlah dilapisi kain.
  3. Blender kertas dengan air, perbandingannya 1:3 hingga menjadi bubur kertas (pulp).
  4. Masukkan pulp ke dalam bak yang telah diisi air satu per empat bagiannya.
  5. Ulangi langkah tiga dan empat kira-kira tujuh atau delapan kali.
  6. Blender karakteristik dan pewarna alami secara terpisah dengan sedikit air.
  7. Masukan ke dalam bak. Aduk rata.
  8. Blender satu setengah sendok teh lem dan air.
  9. Berdirikan papan dengan kemiringan kira-kira 45 derajat. Basahi papan dengan air.
  10. Masukkan screen ke dalam air. Saring pulp dengan screen secara merata.
  11. Tempelkan screen pada papan. Gunakan rakel untuk meniriskan air pada screen hingga air tidak menetes lagi. Lepaskan screen.
  12. Ulangi langkah 10 dan 11 hingga pulp di bak habis.
  13. Jemur papan di tempat panas. Kertas akan kering sekitar tiga jam. Jika diletakkan di ruang tertutup, kertas akan kering keesokan harinya.
  14. Setelah kering, cabut kertas secara perlahan agar tidak robek.
  15. Kertas daur ulang siap digunakan.


Tebal tipisnya kertas yang terjadi tergantung pada komposisi bubur kertas dan air. Semakin banyak bubur kertas semakin tebal.

Add comment Mei 7, 2008


Kalender

Agustus 2008
S S R K J S M
« Mei    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Kategori

kiMIkaZe